Pagelaran seni dan budaya bertajuk TONA SIAN HUTA yang diselenggarakan oleh PARBI sukses digelar pada 13 Februari 2026 di Grand Ballroom NT Tower. Acara ini menjadi salah satu perhelatan budaya Batak di awal tahun, menghadirkan kolaborasi musik, tari, fashion, hingga pameran budaya yang memukau ratusan penonton yang hadir.

Sejak awal acara, suasana sudah terasa meriah dengan penampilan deretan artis ternama seperti Style Voice, Dorman Manik & Rany Simbolon, Erick Sihotang, Putri Silitonga, Korem Sihombing, Victor Hutabarat bersama JJM Trio, Hardoni Sitohang, hingga Sari Safiyya. Setiap penampilan berhasil membangun suasana emosional sekaligus kebanggaan terhadap kekayaan musik Batak.

Tidak hanya musik, nuansa budaya semakin kental dengan kehadiran Tim Tortor Sawan yang membawakan tortor khas dengan penuh energi. Penonton juga dimanjakan dengan pagelaran fashion show dari Li Uli & tim, yang mengangkat kain ulos dalam balutan desain modern tanpa meninggalkan nilai tradisional.

Menambah kekayaan budaya yang ditampilkan, pertunjukan andung-andung yang dibawakan oleh Corry Panjaitan & tim menjadi salah satu momen paling menyentuh. Alunan andung yang sarat makna menghadirkan suasana haru dan mengingatkan penonton pada nilai-nilai kearifan lokal serta tradisi Batak yang mendalam.

Acara ini juga menghadirkan showcase penenun ulos yang memperlihatkan langsung proses pembuatan kain warisan leluhur Batak. Sementara itu, persembahan torsa-torsa yang dibawakan oleh Mangara Marbun & Lasro Marbun menjadi salah satu momen yang paling autentik, menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi dalam balutan pertunjukan yang kuat secara emosional.

Keseruan acara dipandu dengan hangat dan komunikatif oleh Tiar Nababan dan Helmut Sipayung, yang berhasil menjaga energi penonton tetap hidup dari awal hingga akhir acara.

Selain pertunjukan, area venue juga diramaikan oleh berbagai tenant seperti WAHANA MUSIC NETWORK, Parsaktian Resto, dan Kede Kupi Deli, yang turut menghadirkan pengalaman kuliner dan hiburan dalam satu tempat.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor seperti Inalum, Show Of Batak, Radio Komunikasi Indonesia, Roma Catering, serta dukungan media partner BATAKKEREN dan Wahana Media.

Melalui TONA SIAN HUTA, PARBI berhasil menghadirkan sebuah ruang kolaborasi budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Batak di perantauan. Acara ini menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap hidup, berkembang, dan mampu tampil megah di panggung modern ibu kota.

Tunggu TONA SIAN HUTA berikutnya!